Sabtu, 24 Oktober 2020

SEJARAH BAJU BARONG 081338222854

 baju barong murah , baju barong bali, baju barong kekinian, baju barong panjang, baju barong pendek, baju barong anak, baju barong tye die , baju barong warna , baju barong katun, baju barong motif

#BaliPunyaSejarah

 

Sejarah baju barong:

Pande Krisna, Pembuat Kaos Barong Pertama, Thn 1969

 

Kaos Barong, menjadi salah satu oleh-oleh khas Bali yang paling diminati wisatawan saat berkunjung ke Bali. Ternyata kaos ini tercipta dari sebuah ketidaksengajaan. Seperti apa? "Kaos barong itu saya temukan tanpa sengaja, saat sedang melakukan percobaan untuk warna kain Endek," ujar Pande Ketut Krisna, di kediamannya di Batubulan, Gianyar, Bali, belum lama ini.

Lebih lanjut, pria kelahiran 21 Juni 1946 ini menjelaskan, saat menemukan Kaos Barong sekitar tahun 1969, ia dan keluarganya di Gianyar, tengah mencoba mengembangkan kreasi kain Endek Bali. Saat itu, warna kain Endek Bali maksimal hanya dua warna."Waktu itu, saya sedang mencoba membuat kain Endek Bali agar kainnya warna-warni. Tadinya hanya dua warna, yakni warna dasar hitam dipadu biru, hitam dipadu hijau, coklat, dan sebagainya," ujarnya.

 

Pande kemudian melakukan eksperimen untuk menciptakan warna yang lebih variatif. Ia melakukan eksperiman celup benang tenun untuk menciptakan kain endek warna-warni. Akhirnya terciptalah kain endek warna-warni. Inovasi ini menghasilkan banyak warna atau catrian. Kain endek yang dulunya dua warna, kini menjadi 5 warna. "Setelah coba-coba berbagai macam cara, akhirnya saya menemukan alat dan cara untuk menciptakan aneka warna pada kain endek, Catrian namanya. Penemuan inilah yang kemudian juga kita kembangkan sehingga terbentuk baju barong di tahun 1969. Jadi tidak sengaja kita temukan baju barong dari catrian itu,"kenangnya.

 

Sejak pertama dibuat hingga hari ini, motif atau desain gambar baju barong dibuat sederhana. Tujuannya agar mudah dibuat."Kenapa barong, karena barong yang paling gampang dibuat, tapi bukan barong ketet (ket). Bentuknya kita buat yang paling sederhana, kalo gambar Barong Ket, susah, kita bikin yang gampang saja,"ujar pria yang juga perintis toko oleh-oleh modern di Bali ini.saat dibuat tahun 1969, kaos atau baju Barong dijual di berbagai obyek wisata seperti di Ubud dan Kuta. Dulu kaos barong dijual Rp 1.500 per potong dan laku keras. Karena penemuan baru, sehingga banyak permintaan. "Hasil menjual baju barong membawa berkah bagi saya. Dulu di Gianyar tempat usaha saya kecil. Berkah baju barong membuat saya sukses. Baju barong sudah dijual ke berbagai negara, karena buatan tangan dan unik,"jelas Pande. 

 

Meski sudah membuat sekaligus menciptakan baju barong sejak tahun 1969, namun Pande mengaku tidak memiliki hak patennya.  "Saya waktu itu tidak berpikir soal paten, saya punya pikiran, dua tahun sudah cukup. Anggota keluarga yang lain juga kita tularkan ilmu cara bikinnya, kita tidak bisa rahasia sama keluarga. Tapi jika memang dianggap perlu, mungkin pemerintah bisa membantu untuk mempatenkan, agar hak cipta baju barong tetap menjadi milik masyarakat Bali," jelasnya. Sejak dibuat tahun 1969 hingga saat ini, penjualan kaos Barong selalu stabil. Permintaan tak hanya datang dari wilayah Indonesia, tapi juga dari mancanegara. Kini baju atau kaos barong khas Bali ini dijual dengan harga mulai Rp 15 ribu hingga Rp 30 ribu. (Beritabali.com, Gianyar.)

 

Nah gimana nih, setelah baca sejarah nya yang luar biasa, pasti makin penasaran kan sama baju barong ini. Jadi buat kalian yang punya rencana berlibur ke bali, jangan Lupa ya mampir belanja ke toko-toko disana untuk membeli baju barong ini buat kalian juga sebagai oleh oleh untuk keluarga serta kerabat dirumah, tapi kalo belum sempat atau belum pernah kebali bisa banget beli online dibai.allstuff, atau dengan cara menghubungi WA: 081338222854 atau IG: bali.allstuf 



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KUALITAS TERBAIK KAIN PANTAI 081338222854

  Kain pantai katun, kain pantai bali, kain pantai murah, kain pantai kekinian, kain pantai motif, kain pantai polos, kain pantai tyedie, ka...